Selamat Hari Dokter Nasional
Friday, October 26, 2018
Edit
Sejarah membuktikan peran para dokter sebagai pejuang kemerdekaan. Kita
ingat penggagas Budi Utomo, Dr. Wahidin Soedirohoesodo, lalu Dr. Soetomo dan
pelajar-pelajar sekolah kedokteran STOVIA yang mendirikan Budi Utomo, atau Dr.
Tjipto Mangoenkoesoemo tokoh tiga serangkai pendiri Indische Party. Mereka
dokter sekaligus pejuang untuk bangsanya.
Saya mengingatkan kembali peran para
dokter dalam sejarah bangsa ini pada Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXX
di Samarinda, kemarin. Apalagi, dua hari lalu, Rabu 24 Oktober, para dokter
memperingati Hari Dokter Nasional ke-68.
Pada kesempatan itu, saya mengajak para dokter dan insan kesehatan untuk
dapat mengikuti perubahan global demi pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Misalnya, saya berharap arah perkembangan rumah sakit itu sebagai “smart
hospital”, di mana data-data medis pasien saling terhubung dengan rumah sakit
lain bahkan hingga ke apotek dan BPJS Kesehatan. Ini tantangan di era teknologi
informasi yang pesat dan menuntut perubahan.
Selamat bermuktamar. Selamat Hari Dokter
Nasional.
Komentar Warganet
















