Menghidupkan Titik-Titik Perekonomian Baru Di Sepanjang Pulau Sumatra


 Menghidupkan Titik-Titik Perekonomian Baru Di Sepanjang Pulau Sumatra Selamat pagi. Menjelang akhir tahun 2019 ini, pembangunan jalan tol Trans Sumatra tetap berjalan. Panjang totalnya 2.974 kilometer, membelah Pulau Sumatra dari Lampung sampai Aceh, dan ditargetkan selesai tahun 2024.


Hingga akhir 2019 ini, Tol Trans Sumatra yang beroperasi adalah 501,16 kilometer!
Ruas-ruas yang telah rampung dan dapat dilalui adalah Bakauheni – Terbanggi Besar 141 kilometer, Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189 kilometer, Palembang – Indralaya 22 kilometer, Medan – Binjai 10,46 kilometer, Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 62,2 kilometer dan Belawan - Medan - Tanjung Morawa 43 kilometer. Dan yang segera beroperasi Desember ini adalah Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 33,5 kilometer.
Jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh antar daerah dan memperlancar arus distribusi barang dari pusat industri ke berbagai wilayah di Sumatra, dan menghidupkan titik-titik perekonomian baru di sepanjang Pulau Sumatra.

Kata Bijak Presiden:
 “Saya katakan bahwa cita-cita kita dengan keadilan sosial adalah satu masyarakat yang adil dan makmur dengan menggunakan alat-alat industri, alat-alat teknologi yang sangat moderen. Asal tidak dikuasai oleh sistem kapitalisme.”
Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia Pertama--

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel